Subnet adalah segmen fisik di lingkungan TCP/IP yang menggunakan IP Address yang
diturunkan dari network ID tunggal. Umunya, sebuah organisasi memperoleh sebuah
network ID dari internic.
Membagi jaringan menjadi subnet memerlukan set up segmen yang menggunakan
network ID maupun subnet ID yang berbeda. Subnet ID yang unik dapat dibuat pada setiap
segmen dengan cara membagi bit di host ID menjadi dua bagian. Bagian yang pertama
digunakan untuk mengidentifikasikan segmen sebuah jaringan yang unik sedangkan
bagian yang kedua digunakan untuk mengidentifikasikan host. Inilah yang disebut sebagai
subnetting atau subnetworking.
Keuntungan menggunakan sebnetting sebagai berikut :
1. memadukan teknologi yang berbeda, khususnya dalam sebuah lingkungan riset yang
memiliki bebrapa jaringan LAN dengan teknologi yang berbeda seperti Ethernet dan
token ring.
2. menjembatani keterbatasan teknologi , seperti melampaui jumlah host maksimum
per segmen.
3. bebas kongesti (kemascetan) jaringan dengan mengarahkan traffic dan mengurangi
jumlah broadcast.
4. hubungan point to point yang akurat, sehingga untuk lokasi yang jauh dan
membutuhkan hubungan point to point dapat dicapai oleh dua LAN yang
berkecepatan tinggi.
Cara menggunakan subnetting
Ada dua cara dalam melakukan pembentukan subnet, yaitu :
-Berdasarkan jumlah jaringan yang akan kita bentuk
-Berdasarkan jumlah host yang akan kita bentuk.
Untuk menentukan suatu host berada pada jaringan luar atau pada jaringan local, kita
dapat melakukan operasi AND antara subnet mask dengan IP Address asal dan IP Address
tujuan, serta membandingkan hasilnya sehingga dapat kita ketahui kemana arah tujuan
dari paket IP tersebut.
Jika kedua hasil operasi tersebut sama, maka host tujuan terletak
dijaringan local dan paket IP dikirim langsung ke host tujuan. Jika hasilnya berbeda, maka
host terletak diluar jaringan local sehingga paket IP dikirim ke default router
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 comments:
Post a Comment